MALANG KOTA – Satu terobosan agar lahir jiwa pengusaha dari kalangan siswa SMA-SMK dan sederajat dilakukan PT Santos Jaya Abadi. Melalui program bertajuk Teenpreneur Challenge 2018, para siswa ditantang menjadi wirausahawan. Total ada 20 SMA-SMK dan sederajat se-Kota Malang yang ikut program ini.

Event tersebut adalah kompetisi untuk memasarkan salah satu produk kopi andalan PT Santos Jaya Abadi, Good Day, dengan konsep sekreatif mungkin. Kemarin (13/10), perwakilan dari 20 sekolah tersebut diundang secara khusus untuk mengikuti technical meeting di SMKN 12 Kota Malang. Event ini berlangsung hingga November 2018.

Tri Aini Fadjrin Juliana, salah satu pengusaha muda asal Malang yang hadir di acara tersebut, di sesi sharing season, mengungkapkan pengalamannya dapat menjadi contoh untuk para peserta yang hadir. Menurut pengalaman perempuan berusia 22 tahun tersebut, keberanian memulai sesuatu, termasuk berbisnis, harus ditanamkan sejak dini.

”Harus berani dulu. Acara ini bisa membantu siswa mengeksplor diri, mengembangkan bakat siswa dalam hal berbisnis. Biar nggak minta uang saku terus ke orang tua,” ungkapnya.

Aini–sapaan akrab Tri Aini Fadjrin Juliana–  menceritakan pengalaman bisnis minuman ringan yang sudah dia jalankan selama berada di tingkat akhir SMA. Dari kemauannya dalam menekuni bisnis, saat ini omzet yang dia peroleh mencapai puluhan juta rupiah per bulan.

Kegiatan ini akan diikuti 20 sekolah SMA-SMK/sederajat se-Malang Raya. Tiap sekolah akan diwakili 3 tim, per tim akan diberikan satu guru pendamping sebagai mentor dan juga petugas monitoring stockist untuk tim yang dibina.

Acara puncak kegiatan Teenpreneur Challenge 2018 akan diadakan Kamis mendatang (13/12) di Graha Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) dengan guest star Fourtwnty.

Berbagai penilaian akan dilakukan di ajang ini. Yang menarik, juara umum Teenpreneur Challenge 2018 akan mendapatkan pembangunan fasilitas umum di area sekolah pemenang.

”Hasilnya nanti tidak akan dirasakan tim pemenang, tapi juga dapat dirasakan manfaatnya untuk sekolah,” ujar Regional Promotion Coordinator Good Day Area Jawa Timur Krissumedi.

Tidak hanya itu, setiap minggu akan diadakan undian pengunggah posting-an terbaik di media sosial Instagram yang berhadiah merchandise dari Good Day dan smartphone di akhir periode dengan posting-an terbaik.

Kris menambahkan, acara ini tidak hanya berupaya mencari keuntungan berjualan, tapi dapat melatih para siswa untuk menambah relasi. ”Bukan pendapatan saja, mereka juga dapat menjalin relasi dari komunikasi dengan pelanggan,” ujarnya.

Kepala SMKN 12 Kota Malang Dra Lilik Sulistiowati MSi mengaku senang dengan adanya kegiatan Teenpreneur Challenge 2018. Menurut dia, acara ini dapat mempersiapkan siswa-siswinya untuk menghadapi situasi perekonomian saat ini. ”Lapangan pekerjaan sekarang kan semakin sedikit, jadi senang siswa diajarkan untuk bekerja tidak ikut orang lain (berwirausaha),” pungkasnya. (mg1/c2/mas/abm)