MALANG KOTA – Kali pertama digelar di SMKN 12 Malang, Good Day School to School bikin heboh. Kemarin (20/10), para guru bercampur dengan siswa-siswinya melakukan flashmob. Mereka tampak membaur, seolah-olah tidak ada sekat antara siswa dan guru.

Selain flashmob, juga ada pertunjukan dari siswa-siswi SMKN 12 Malang. Di antaranya, seni drama tari dan musik (sendratasik), ludruk, tarian tradisional, hingga penampilan band. Event perdana  yang merupakan rangkaian Good Day Jitu 2018 itu direspons antusias oleh siswa-siswi SMKN 12 Malang.

Di tengah acara, tampak tiga siswa, masing-masing berpidato dengan bahasa yang berbeda. Ada yang menggunakan bahasa Indonesia. Ada pula yang berbahasa Inggris dan bahasa Jawa. ”Kegiatan ini sekaligus untuk merayakan bulan bahasa di tahun ketiga. Hanya, pelaksanaannya berkolaborasi dengan acara Good Day School to School ini,” ujar Dra Lilik Sulistyowati MSi, kepala SMKN 12.

Selain pentas seni, ada juga sharing session yang menghadirkan entrepreneur muda asal Malang, Tri Aini Fadjrin Juliana. Perempuan berusia 22 tahun itu sukses berbisnis minuman instan sejak di bangku SMA.

Di sela-sela kegiatan, siswa bebas menikmati berbagai permainan yang disuguhkan. Di antaranya, ular tangga dan giant uno stacko. Dalam permainan itu, mereka bisa mendapatkan merchandise dari Good Day.

Lilik menyatakan, Good Day School to School ini sangat membantu siswa menyalurkan energi positifnya. ”Kegiatan seperti ini kan bisa mengalihkan siswa dari perilaku negatif. Misalnya tawuran dan narkoba,” katanya.

Sementara itu, panitia Good Day School to School Fajrin Zulkarnaen menyatakan, event ini bakal digelar di lima sekolah lain di Malang Raya. ”Melihat kesuksesan ini, harapannya di lokasi berikutnya juga makin baik,” ujar Fajrin yang juga anggota promosi Kapal Api Group area Malang itu.

Salah satu siswa SMKN 12 Malang I Bagus Febrianto menyatakan, dia senang mengikuti berbagai permainan yang disuguhkan. Apalagi saat bermain uno stacko, dia berhasil memperoleh kaus. ”Seru sekali. Permainan uno ini melatih otak, melatih keseimbangan, dan menjaga kekompakan. Semoga tahun depan bisa ke sini lagi dan ditambah lagi permainannya,” ujar Febri. (mg1/c2/dan)