KABUPATEN – Acara Good Day Jitu School to School kembali menunjukkan kelasnya kemarin (25/10). Setelah sukses digelar di SMKN 12 Kota Malang, kemarin gelaran hasil kerja bareng Good Day dan Jawa Pos Radar Malang itu sukses digelar di SMAN 1 Lawang,
Kabupaten Malang.

Para siswa dari kelas X–XII tumpek bleg di aula sekolah. Di awal acara, seni tari tradisional khas Jawa berlangsung meriah ”Latihannya sekitar sebulan, ya tentu ikut mendukung acara ini,” ujar Anisa Noor S., salah satu siswi yang tampak luwes menampilkan tarian tradisional.

Selain tari tradisional, yang menarik juga ada penampilan dari Dance Klub Korea SMAN 1 Lawang. Ada juga penampilan unik dari 3 siswa, yaitu musikalisasi puisi yang ditampilkan
dalam bahasa Jerman. Di sisi lain, beberapa siswa tampak asyik bermain ular tangga
raksasa dan giant uno stacko yang dipersiapkan panitia.

Ada juga stan Good Day yang laris jadi jujukan siswa untuk menghilangkan dahaga. ”Enak kopi diblender, harganya juga murah cuma Rp 5.000,” ungkap Adrian, salah satu siswa yang telah menyelesaikan salah satu game. Tak hanya itu, ada juga edukasi tentang cara mengolah Good Day menjadi aneka macam makanan. Jadi, ternyata Good Day tak hanya bisa dibuat minuman. Tasya, chef dari Good Day, mempraktikkan mengolah
salah satu varian dari kopi Good Day, yaitu Good Day Mocacinno.

Cewek yang mengaku suka memasak sejak SMP ini berbagi info tentang bagaimana meman faatkan varian kopi Good Day yang memang bermacam macam. ”Kali ini kami akan mengkreasikan kopi, tidak membuat minuman, tapi dessert,” kata Tasya kepada ratusan siswa.

Sontak, cooking show darinya pun membuat penonton penasaran. Ternyata, Tasya membuat roti yang digulung menggunakan salah satu varian kopi Good Day. ”Ternyata kopi ini bisa dibuat apa saja kan, jadi kalian seharusnya bisa me ngkreasikan olahan apa pun menggunakan kopi ini,” paparnya.

Kreasi olahan makanan dari kopi Good Day ini pun dicicipi beberapa siswa SMAN 1 Lawang.
Roti gulung dengan topping Good Day Mocacinno ini rupanya dapat tanggapan positif. ”Enak, padahal buatnya juga cepet, rasanya kayak buatan kafe,” ungkap Astrini, siswi
kelas XII Kimia 3 SMAN 1 Lawang M. Juzki Arif, Waka Kesiswaan SMAN 1 Lawang, mengapresiasi acara ini. Dia menyatakan, ajang semacam ini bisa jadi ajang showcase bagi para siswa dalam menampilkan bakat spesialnya.

”Ini bentuk apresiasi prestasi dalam kegiatan yang potensial sehingga anak-anak termotivasi untuk lebih berprestasi lagi, tidak hanya akademik tapi juga nonakademik,” paparnya.

Sementara itu, acara kemarin ditutup penampilan guest star, yakni Twinbee Band dan DJ Reva yang membuat para siswa berjingkrak-jingkrak kurang lebih selama sejam. (fid/c2/riq)