MALANG KOTA – Sebanyak 300 pegiat kopi mulai dari pemilik kedai hingga barista, kemarin (1/10), merayakan Hari Kopi Internasional. Dari aneka macam acara, yang paling banyak diserbu pengunjung, terutama para milenial dan mahasiswa, adalah pembagian 1.000 cup kopi gratis.

Acara ini digelar di area outdoor gedung Graha Cita Insan (eks LP3I Soekarno-Hatta), Kota Malang. Wakil panitia acara Nugroho Dwi Sudibyo menyatakan, event ini kali ketiga dirayakan. Hanya saja, event ini berbeda dengan event sebelumnya. Jika tahun lalu digelar secara privat hanya untuk pegiat kopi, kali ini pesertanya umum. ”Pada tahun ini, kita memang membuat sesuatu yang berbeda. Dengan menyatukan warga Malang untuk menikmati kopi bersama,” ucap pemilik kedai kopi Apresio ini.

Dalam acara yang dimulai pukul 13.00 WIB–17.00 WIB, ada klinik edukasi sebagai tambahan dan referensi pengetahuan tentang kopi. ”Jadi, di sini kita tidak hanya menikmati kopi, tapi dapat ilmu tentang kopi,” ucapnya. ”Tujuannya sih biar ada silaturahmi antara mereka dengan penikmatnya. Sehingga menambah kesan positif untuk para pegiat maupun penikmat kopi itu sendiri. Sekalian juga untuk memperkenalkan kopi kepada masyarakat umum,” imbuhnya.

Dalam acara yang berlangsung meriah dengan adanya live music itu, ada tiga rangkaian acara. Mulai dari bagi-bagi 1.000 cup kopi gratis serta klinik edukasi tentang kebaristaan atau kopi. Dan proses produksi kopi alias roastring. ”Kegiatan itu memang dibuat sesantai mungkin. Sehingga, teman-teman yang bisa menikmati enaknya menyeruput kopi sambil mendengarkan musik,” pungkasnya.

Pewarta: Moh. Badar Risqullah
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Irham Thoriq
Fotografer: Rubianto